Oshin

8 05 2009

Akhir – akhir ini , saya sedang aktif  mengikuti penanyangan ulang serial   Oshin di TVRI  setiap senin – jumat jam  19.30 – 20.00. Dulu waktu pertama kali menonton serial ini sepertinya saya masih sangat kecil , ingatan yang samar-samar tentang plot ceritanya , membuat saya kembali penasaran tentang jalan cerita serial tersebut . Setelah google sana – google sini dan digabungkan dengan ingatan masa lalu dan jalan cerita yang ada sekarang , akhirnya mendapatkan hasil yang cukup lumayan.

1.    Daftar para pemain :

  • Kobayashi Ayako sebagai  Oshin (6 sampai 10 tahun)
  • Kobayashi Ayako sebagai  Oshin (6 sampai 10 tahun)
  • Tanaka Yuko sebagai  Oshin (16 sampai 46 years tahun)
  • Otowa Nobuko sebagai Oshin (50 sampai 84 tahun)
  • Namiki Shiro sebagai Ryuzo Tanokura (Suami Oshin )
  • Watase Tsunehiko sebagai Takakura Kota → Namiki Kota (Cinta pertama Oshin )
  • Shikiya Aya dan  Azuma Terumi sebagai  Yashiro Kayo ( Nona Kayo – Kagaya)

Silahkan lihat disini kalau mau lihat list pemain lengkap nya.

2. Jalan Cerita :

Ingatan masa lalu : Sebenarnya yang saya ingat waktu itu hanya saat Oshin  jadi tukang potong rambut , ada pelanggan yang minta di tata rambut ala barat , kemudian dia marah-marah karena tata rambutnya tidak sesuai dengan yang diminta , tapi kemudian hari pelanggan tersebut kembali  dan minta maaf pada Oshin dan bilang bahwa teman-temannya memuji hasil tata rambutnya . Kemudian ingat juga bahwa suami Oshin ( Ryuzo Tanokura ) mati bunuh diri karena putra pertama mereka meninggal dalam perang.

Alur Cerita yang diikuti sampai sekarang :

Saya baru mengikuti Oshin bulan Maret 2009 , itupun tidak teratur. Saya mengikuti cerita , ketika Oshin masih bekerja di Sakata , disana dia bertemu dengan cinta pertamanya ( Kota ) , yang ternyata Kayo ( nona majikan Oshin )  juga jatuh cinta pada orang yang sama. Namun Kota mencintai Oshin , dan mereka sepertinya ( saya tidak begitu yakin ) pernah berjanji untuk melarikan diri bersama, namun ibu Oshin datang , dan rencana itu tidak jadi , Oshin ditunangkan dengan orang lain, sedang Kota lari bersama Kayo ke Tokyo. Oshin ternyata tidak menyukai tunangannya ( tunangannya agak kurang ajar ) , dia melarikan dari dari pertunangan tersebut dan pulang ke kampung halamannya. Disana ia disuruh bekerja keras oleh kakak laki-lakinya dan ayahnya . Kemudian kakak perempuan Oshin datang, namanya Haru , Haru sakit TBC dan setelah menghabiskan beberapa waktu disana , Haru meninggal , meninggalkan Oshin cita-citanya , demi memenuhi cita-cita Haru untuk menjadi penata rambut , Oshin melarikan diri ke Tokyo , disana ia magang kepada seorang nyonya penata rambut terkenal ( mulanya menjadi pelayan ) , kemudian Oshin dapat hidup mandiri sebagai penata rambut setelah 3 tahun magang , disana dia bertemu Kayo kembali. Kayo yang menunggu kembalinya Kota( Kota rupanya pergi entah kemana setelah mereka menetap di Tokyo selama beberapa waktu dan belum kembali  )  , mendapat cerita dari Oshin bahwa Sayo adik Kayo telah meninggal . Dan Kayo kembali ke Sakata. Disana Kayo diminta neneknya yang sedang sakit untuk menikah dengan pemuda pilihan neneknya , Kayo berpesan pada Oshin untuk memberitahukannya kalau Kota datang , Kota memang datang, namung demi kebaikan Kayo , keluarga Kayo dan permintaan Kota . Oshin tidak memberitahukan hal tersebut kepada Kayo. Lewat Kayo , Oshin diperkenalkan dengan Ryuzo Tanokura ( sahabat Kayo ) , Ryuzo Tanokura sepertinya menyukai Oshin ( karena dia memberi hadiah meja rias yang harganya mahal kepada Oshin , walaupun hadiah itu dikembalikan oleh Oshin , namun Ryuzo terus bersikap baik ke Oshin ). Menurut Oshin , Ryuzo merupakan seorang pemuda kaya yang agak aneh. Adegan terakhir yang saya tonton kemaren adalah episode tentang pernikahan Kayo.

Synposis Dorama Lover ( Aku ambil synopsinya dari sini )

oshin_snap

  • Title: おしん
  • Title (romaji): Oshin
  • Episodes: 297 (15-minute episodes )
  • Sub-genre: Human drama, Documentary
  • Broadcast network: NHK
  • Broadcast period: 1983-Apr-4 to 1984-Mar-31
  • Viewership ratings: Ep1=39.2, High=62.9, Avg=52.6
  • Opening theme song: “Oshin” Main Theme /「おしん」メインテーマ

oshin_snaposhin_snaposhin_snap

Sinopsis:

OSHIN sebuah tayangan persembahan stasiun televisi NHK yang menceritakan kisah perjuangan seorang wanita dari masa kecilnya dimana dia dilahirkan di sebuah keluarga yang sangat miskin.

oshin_snaposhin_snaposhin_snap

Dimulai dari kecil sebagai pelayan di sebuah keluarga saudagar beras, lalu menjadi pemotong rambut, menikah dan bekerja keras di ladang sampai tangannya kehilangan keterampilan untuk memotong rambut, berdagang kain, semua dilakukannya dengan sepenuh hati.

Tayangan yang sempat mengundang kontroversi di beberapa negeri, namun tidak jarang mengundang decak kagum karena melihat semangat yang tidak pernah putus dari sosok seorang Oshin.

oshin_snaposhin_snap

Mengambil setting sekitar era Meiji akhir hingga awal tahun 1980an, serial ini diadaptasi dari kisah hidup Kazuo Wada, pendiri Yaohan sebuah bisnis supermarket Jepang. Di tahun 90-an Yaohan mencapai puncaknya dengan memiliki 450 outlet di 16 negara meski akhirnya bangkrut dan harus di jual.

Synopsis Wikipedia ( saya dapat dari sini ) –> saya malas translate ke Indonesia😀

Summary

The story starts off in present time 1983. Instead of attending the opening festivities for the 17th store, Shin Tanokura decided to instead take a train trip. Her family is in a frenzy, not knowing where she might be. Oshin’s grandson, Kei, remembers the story of the kokeshi doll she once told. Based on a hunch from the story, he goes on a trip of his own and catches up with Oshin. From there, the two of them begin a journey back, traveling through various parts of Japan she once lived years earlier, and started remembering the difficult times she faced in her life.

In 1907, Oshin, at seven years, is sent off by her father to work as a babysitter, in order to support her family. With the physical and verbal abuse by her employer, Oshin insisted on sticking it through for the sake of her family. However, when she is accused of stealing money, she runs away and for days suffers through snow blizzards as she walks back home to be with her mother. But the blizzard is so rough on her, she nearly freezes to death. She’s rescued by a man who himself is a fugitive, and stays with him until the snow melts.

Upon her return to her home, Oshin is once again sent back out – this time to Kaga-ya in Sayaka to work as a babysitter. She makes good friends with the daughter, who is the same age as Oshin, and stays at the Kaga-ya until she turns 16. But even after returning home once again, her father wants her to once again go back out and work as a bar maid. Realizing that the bar maid job is a cover for prostitution, Oshin runs off to Tokyo to follow her older sister Haru’s dream of becoming a hair stylist.

While as a hairstylist, she met her husband and they were married. While they survived the Great Earthquake of 1923, their house and business was destroyed and they had to return to her in-laws house. As the marriage was not approved by her mother-in-law, Oshin suffered great hardship while living with them. She broke her arm while attempting to escape and even lost her soon-to-be-born baby because of the hard labor she had to endure working in the fields. She finally left her in-laws with her child but without her husband and attempted to rebuild her life. Subsequently, she found out she could no longer be a hair stylist because of her broken arm. She found jobs as the owner of a small bar-restaurant, pastry chef and even a peddler of fresh fish. Her business boomed and with her husband’s help, Oshin established a small but bustling raw seafood shop.

The story continues right up to present 1983, and follows Oshin’s adult life as she becomes a wife, raises children of her own, and experiences real-life events – including earthquakes and World War II.

Behind the scenes

The story of Oshin is based on a biography of a Japanese woman, modeled after the mother of Kazuo Wada, a Japanese businessman. Mr. Wada created Yaohan, a Japanese supermarket chain. The structure of the story was developed through a collection of anonymous letters assembled by Sugako Hashida (橋田壽賀子 Hashida Sugako, May 10, 1925 – ). “It is the untellable past of a woman of the Meiji period, composed right on her deathbed,” Hashida said. “I felt that telling of her hardships of serving as an apprentice and ‘being sold at a brothel’ was an obligation our generation needed to honor. However, the themes were so harsh and dark that the show was rejected by every [Japanese] television network. Even NHK was opposed to it. ‘We can’t confront Meiji issues,’ I was told. But it was settled when (then) station director Mikio Kawaguchi (川口幹夫 Kawaguchi Mikio) gave his approval.”[1]

Komentar saya : Menurut saya  , serial ini sangat menggugah , semangat pantang menyerah yang ditanamkan disini sangat luar biasa. Disini seakan – akan dikatakan bahwa walaupun hidup ini tidak mudah  namun dengan memberikan kemampuan kita yang terbaik , semua persoalaan akan dapat diatasi. ” Life is not always easy , but if you do it  with 100 % than something wonderful will come eventually. ”

he he eventually ( pada akhirnya )😀 tough isn’t it


Actions

Information

One response

25 07 2009
David Camou

Hello, Im trying to find a friend named Kota Takakura, he lived long time a go in mexico…

Thanks

David Camou

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: