Bapa Kami Yang Ada di Surga

6 11 2009

Bapa Kami yang ada di surga , dimuliakanlah namaMu

Datanglah KerajaanMu

Jadilah kehendakMu

Di atas bumi seperti di dalam surga

Berilah kami rejeki pada hari ini

dan ampunilah kesalahan kami seperti kamipun mengampuni yang bersalah kepada kami

dan janganlah masukkan kami dalam percobaan tapi bebaskanlah kami dari yang  jahat.

 

……………………………………………….

 

Ya Tuhan  berilah aku kekuatan

Amin.





How to Tame The Wild Dog

1 11 2009

In my profession , the hardest things that I have to do  is to deal with other people.   Implementing a software in a new company is easy,  the hardest part is how to make people understand it , accept it and used it.

no … don’t go there yet , sometimes I also have a problems with another consultant, with my own teams and even with the team leader.

People is people. Conflict is what we do best.

So what I do. I used  the ” taming the wild dog ” method

So , how do you tame the wild dog ? :D

Do you run ? Do you stay and surrender and let it kill you ?

nope ,  remember this , the wild dog  attack you , only if its consider you as a threat… so don’t be a threat even if you are one !!!

So it may takes time , but believe me it’s the only way ,   after all   dog  is a human best friend , isn’t it ? :D





ORIFLAME , IS IT JUST ANOTHER MLM ???

13 10 2009

Yup, tercatat 1 O ktober 2009 , saya resmi menjadi member oriflame sekaligus masuk dalam jaringan dBC Network.

Oriflame memberikan sekitar 20 % – 30 % dari hasil penjualan langsung kepada konsultannya. Maksudnya adalah setiap kita berhasil menjual senilai  100.000 dari produk Oriflame, kita hanya perlu membayar 80000 – 70.000 untuk produk-produk tersebut.

Dan tidak hanya itu , karena Oriflame juga merupakan MLM , maka jika kita rajin berpromosi dan mencari  downline , maka nilai total belanja dari downline kita dari hirarki terbawah sampai nilai belanja kita akan diakumulasi, dan  kita akan mendapatkan bonus point yang terakumulasi pula. Akumulasi dari bonus point ini akan menjadi sumber penghitungan untuk persentase komisi/ bonus  kita.

Apakah susah menjual produk oriflame ?

Hmmm …. tergantung , sebagai anggota baru ( yang menjual bukan keahlian nomer satu saya ) tentu saja saat ini saya agak kepayahan. Namun paling enggak, saya minggu ini sudah BEP :D ( hasil dari malakin anak – anak kos )

Bagaimana dengan mencari downline ? He he sepertinya saya sudah dapat prospek satu, intinya orang terdekat tentu saja menjadi sasaran utama dulu ( ho ho ).

Upline saya saat ini sudah mendapatkan penghasilan/bonus kurang lebih sejuta tiap bulannya dari ORIFLAME  ini.

Apa saya bisa ya??? Amin moga-moga saja.

So, apakah Oriflame just another MLM ?? Emmmm mungkin iya, tapi yang membuatnya berbeda mungkin karena yang ini terkesan sangat riil , ada struktur yang jelas  , produk yang jelas dan bisa diantar ke alamat yang dituju, dan tentu saja sistem yang jelas.

Pada akhirnya, keberhasilan tergantung pada seberapa keras kita berusaha. Amin :D

Tertarik??? Klik saja disini

Selamat berusaha !!!!





Do It Now or Don’t Do it at All

7 10 2009

Hidup cuma sekali, Mati sekali , nikah kalo bisa ya cuma sekali  :D

Kadang – kadang untuk melakukan sesuatu yang sifatnya momental , cuma bisa dilakukan sekali.

Make us question ourselves , what happen if we miss the moment ?

Ibu aku selalu bilang, jangan sampe ketinggalan kereta ( been there , done that ) .

Another train will finally come ( will it ???? what if another train don’t come ? ), tapi yang bikin ga enak ati , adalah pikiran ” what if i don’t miss that train”

==> Do It Now or Don’t Do it at All

Ada suatu hal yang kalau tidak dilakukan sekarang, maka tidak akan bisa dilakukan selamanya. So be smart guys :D





Are u a Workaholic or just pathetic ?

3 08 2009

I’m a workaholic, it’s true. My jobs eating me alive , it’s true.  I don’t get a high salary although i work like crazy, it’s true. And slightly.and slowly my jobs begin to define …” me”.

Even so

that would be a total lie, if i said i don’t like my job. That would be a total bullshit if i said i could live better without this job.

The truth is however irritating this job could be, without it how i supposed  able to pay my bills , how i suppose able to maintain my life and my live standard .How i supposed able to  growth and evolve ?

In the end, i would rather become an evolving struggling  pathetic workaholic than just being pathetic.





The things that hurt me the most.

26 07 2009

Rethinking of what makes my happy now, makes me realize the things that makes my hurt the most in the past.

So what  hurt me the most?

like the famous quote ,  the things that really hurt you the most, is  not when other people doing bad things to you ( although that would be awful ), but it would hurt more when people  whom you truly  love  stop doing so.

I remember it hurts me so much when my sister and i stop talking to each other for more than 3 years.

I remember the pain that i went through when the people i love said that he couldn’t  love me anymore.

Remembering this , i also discover one true fact along with it , the things that hurt me the most , is also the things that strength me at most.  Within weakness comes power .

We all , in some level , has the ability to heal our selves…it just need some efforts , time and believeness.





Misteri lenyapnya dua butir bakso

19 07 2009

Sejak di Jakarta , aku sudah 3 kali gonta – ganti kos. Dari kos – kosan menteng , yang walaupun hommy banget, terpaksa ditinggalkan karena jauh dari tempat kerja. Kos – kosan tugu tani , yang walaupun strategis dan dekat dengan kantor, tapi sangat tidak nyaman karena harus sharing kamar mandi di kos ‘campur’ tersebut , soalnya sangat tidak menyenangkan jika harus ngantri ‘kamar mandi’ di awal pagi , belum lagi kalo airnya habis, belum lagi kalo pemakai kamar mandi sebelumnya agak sedikit..hmmm apa kata yang tepat  “jorok” . Maka sampailah aku pada kos ketiga , yaitu kos kebon sirih, boleh dibilang kos yang ini adalah ” the one” . Ibarat cowok , kos ini adalah mr right :D . Kos cewek , yang deket banget dari kantor, strategis , ada kamar mandi dalam kamar ,di kamarku ada jendelanya , tenang , penghuninya baik, ada mbaknya yang suka bersih – bersih , punya kulkas dan dapur. It’s the best kos ever, emang sih agak sedikit mahal, tapi privasi dan kenyaman itu memang mahal harganya. so it’s worth it.

Aku tahu , di balik segala sesuatu yang baik pasti ada sisi buruk , ibarat there is no mr perfect , so is my kos , is not perfect. Tapi berdasarkan pengalaman yang sudah – sudah dengan kos – kos yang telah lalu, dan semua kesibukan yang terjadi masa pra pindah kos , ditambah dengan kelelahan masa pasca pindah kos , belum lagi mahalnya biaya pindah kos , maka  i reach my ground with this one. Apapun kekurangan kos yang ini aku terima dengan lapang dada.  Seperti : saat aku tahu bahwa kos ini tidak menyediakan lemari , aku menjadikan kardus sebagai lemari sementara, saat pintu kamar mandinya tidak bisa ditutup , aku menutup pintu kamar dan jendela setiap kali aku akan mandi, saat kamar ku yang mahal ternyata tidak dilengkapi dengan ac, maka aku merasa nyaman dengan menyalakan dua kipas angin sebagai penggantinya. Seperti pasangan yang baru jatuh cinta, aku mentoleransi setiap kelemahan yang dimiliki oleh kos baruku, tidak hanya itu, aku belajar menerima semua kekurangan  itu dengan lapang dada , dan aku benar – benar tulus dan mencintai kosku apa adanya.

Sampai suatu hari… suatu keanehan mulai terjadi.

Pemilik kosku menyediakan dapur sebagai fasilitas kos, didapur itu ada kulkas , kompor gas lengkap dengan gasnya. Dan aku yang memang suka memasak ( aku bilang suka bukan pintar ) sangat menghargai nilai sebuah kulkas. Kulkas ibarat kuil bagi koki , betapa tidak , dengan kulkas kita bisa menyimpan bahan-bahan makanan selama berhari -hari , aku bisa belanja sekali seminggu dan bukannya tiapa hari karena kulkas. Aku bisa menikmati minuman dingin kapan saja karena kulkas, dan aku bisa menyimpan makanan olahan seperti sosis , bakso … terutama bakso karena semua orang tahu AKU  SUKA BAKSO.

Sampai aku menyadari, kalau ada orang yang suka mengambil bahan-bahan makanan yang kusimpan di kulkas secara diam-diam. Sebenarnya aku merasa agak sedikit aneh ketika telur yang kusimpan berkurang, tapi yang benar – benar mengejutkan dan tidak bisa kutoleril adalah ada yang mengambil BAKSO kesukaanku dari dalam kulkas. Aku sangat shock dan sedih. Yang pertama aku sangat suka bakso, bakso ibarat barang berharga bagiku, yang kedua orang tersebut sengaja mengambilnya, soalnya bakso tersebut tersimpan di dalam plastik didalam sebuah kotak yang kuletakkan di kulkas, dan orang tersebut membuka kotaknya merobek plastiknya dan mengambil bakso urat kesukaanku, dan yang paling tidak bisa diterima adalah orang tersebut tidak bilang padaku.

Sebenarnya aku punya dugaan siapa yang mengambilnya, tapi aku tidak punya bukti , dan  jika tidak punya bukti itu artinya tuduhan. Aku merasa jahat karena mempunyai dugaan ini, tapi aku tidak bisa bertanya dengan terang-terangan karena aku tidak suka menyinggung seseorang, itu hanya bakso , maksud aku walaupun aku sangat suka bakso tapi itu bukan dasar yang kuat untuk menyinggung seseorang. Banyak orang berpendapat jika kita sangat suka sesuatu kita harus memperjuangkan hal itu mati – matian , tapi aku merasa hal itu benar hanya jika kita tidak melukai orang lain dalam prosesnya.

Walaupun sangat kesal , aku tahu bahwa bakso yang hilang dapat dibeli lagi, toh sebungkusnya cuma 5 ribu, tapi aku berharap bahwa orang itu dapat berhenti mengambil makanan ku tanpa ijin, mengambil barang orang lain itu kan tidak baik, walaupun yang diambil itu cuma dua butir bakso yang harga sebungkusnya 5rb, tapi tetap saja itu bukan perbuatan yang baik.





Kartu Kredit Oh Kartu Kredit

22 05 2009

Hari ini  kartu kredit mandiriku resmi aktif untuk yang pertama kalinya. Sebenarnya sempat ragu juga sih mengaktifkan si silver  , tapi setelah ditimbang-timbang akhirnya diaktifkan juga he he ( nimbang – nimbangnya ga begitu lama cuma 10 menit setelah kartu diterima )

Untuk alasan apply , waktu itu karena ingin membuat account paypal , dan verifikasi paypal dilakukan lewat kartu kredit ( baik itu dengan virtual kartu kredit /VCC  maupun tidak ). Alasan kedua karena penasaran … :D .

Oh ya , tadi di kantor ada yang nanya tips – tips membuat kartu kredit supaya diapprove , kalau aku sih :

1. Semua data diisi dengan jujur , baik alamat rumah , alamat kantor dan alamat tempat tinggal sekarang harus mempunyai no telepon yang bisa diverifikasi oleh pihak bank . (Jadi kalau pihak bank menelepon ke no telepon yang telah diberi , pastikan tidak tu la lit , atau mendengar bunyi dari nona veronika * nomor yang anda hubungi tidak ada * :P , atau  memberikan no telepon restoran cepat saji . )

2. Bank membutuhkan garansi , maka  biasanya yang diapprove  oleh mereka ,diprioritaskan kepada nasabah bank tersebut  yang memiliki tabungan atau produk bank tertentu yang jumlahnya konstan ( tidak besar tapi konstan ) . Artinya  kalau tabungan anda dua juta bulan ini , dalam tiga bulan kedepan saldonya tidak serta merta menjadi nol  .

Dan ini aturan dasar yang perlu diperhatikan dalam kartu kredit :

1. Jangan melakukan tarik tunai dari kartu kredit kita ( Mandiri mencharge 6% biaya pada setiap tarikan tunai ..huffff )

2. Jangan pernah terlambat  membayar tagihan kartu kredit ( kadang dendanya bisa lebih besar dari tagihan bulanan kita ) contoh mandiri mengenakan denda rp 75.000 untuk setiap keterlambatan.

3. Jangan mencicil tagihan anda , kecuali anda mendapatkan program cicilan 0% dalam 3 , 6 ,12 bulan. Kenapa karena kita dikenakan bunga 3,5 % dari total tagihan bulanan yang belum kita bayar , dan 4% untuk tarik tunai .

Terus apa gunanya kartu kredit dunk kalau tidak boleh mencicil ? He he .. mungkin karena manfaat diskonnya dan unsur kemudahan. Semoga saya bisa menggunakan kartu kreditku dengan bijak.

ban_touchgoeveryday

* gambar ini aku ambil dari salah satu situs mandiri , dengan tidak bermaksud untuk mengiklankan kartu tersebut ( soalnya saya khan bukan marketing kartu kredit he he )





Gile… Aku Kemana Aja???

13 05 2009

Hari ini aku berjanji , pada diri sendiri , kalau aku bakal live up my life. Janji yang sama yang pernah kubuat 6 tahun yang lalu , yet … never really accomplished. Tapi today , bukan besok , bukan besoknya lagi , tapi bener – bener sekarang dan hari ini , aku berjanji ( sekali lagi ) akan hidup dengan sepenuh hati dan sepenuh jiwa. Nggak setengah – setengah kayak dulu , nggak nanggung kayak yang udah – udah , nggak dengan penuh jiwa paranoid seperti yang telah berlalu. I WILL DO IT TODAY …DEFINITELY !!

I’m 26 years old , but still feel like I’m  fourteen ( not forty but fourteen ( 14 ) ). Masih gundah kayak anak ABG , masih ga da planning kedepan , not mature , I’m suck in  religious life , I’m failed in interpersonal life , i even don’t know what i want . And even if  i do know what i want , i will not knowing how to get it . Tapi yah.. untungnya aku masih sampai pada bagian what ..jadi mikiran how nya masih nanti :D .

Em … what is this sudden revelation ? well .. aku baca suatu blog , yang menurut aku lumayan oke , judul blog nya Blunt Mind of a seal . Anyway, blog itu ditulis oleh seorang wanita berumur 36 tahun , yang menderita depresi kejiwaan. Oke , I know , some people will said –> what ? depression ? not me , I’m not suicidal type. Ya ampun , hari gini gitu loh , yang namanya depresi itu ga lagi identik dengan keinginan untuk bunuh diri , it’s a new era . Depresi bisa diawali dengan hal – hal kecil , seperti ketakutan – ketakutan terhadap hal baru ,  keengganan untuk melakukan sesuatu yang penting , atau kebosanan yang menumpuk , next thing we know  people bored us , this life bored us .

Lantas orang pikir , well , oke .. gua mungkin depresi , but as long i’m not a suicidal type so thats ok , I’m not gonna hurt myself after all. Nope..big mistake. Depresi yang  berlarut – larut will hurt us. ..it will kill us , whether we realize it or not , even we are not the one who trigger the bullet on our own head , but the effect from a life time depression will accumulate and bring a  darker impact  to our selves and to people around us. Contoh nyata : Seorang ibu yang depresi , berpeluang besar menghasilkan setidaknya seorang anak yang sama depresinya dengan dirinya.

So demi memelihara self happiness , yang merupakan obat anti depresi terampuh ,aku setuju untuk mencoba beberapa hal baru dalam hidupku. Hal baru pertama , adalah move to a better neighborhood, artinya pindah ke kos baru. Ga tahu kenapa , kos yang sekarang membuatku so sad and so paranoid ho ho .  Well.. langkah kedua dan ketiga akan kubahas dalam tulisan selanjutnya .





Oshin

8 05 2009

Akhir – akhir ini , saya sedang aktif  mengikuti penanyangan ulang serial   Oshin di TVRI  setiap senin – jumat jam  19.30 – 20.00. Dulu waktu pertama kali menonton serial ini sepertinya saya masih sangat kecil , ingatan yang samar-samar tentang plot ceritanya , membuat saya kembali penasaran tentang jalan cerita serial tersebut . Setelah google sana – google sini dan digabungkan dengan ingatan masa lalu dan jalan cerita yang ada sekarang , akhirnya mendapatkan hasil yang cukup lumayan.

1.    Daftar para pemain :

  • Kobayashi Ayako sebagai  Oshin (6 sampai 10 tahun)
  • Kobayashi Ayako sebagai  Oshin (6 sampai 10 tahun)
  • Tanaka Yuko sebagai  Oshin (16 sampai 46 years tahun)
  • Otowa Nobuko sebagai Oshin (50 sampai 84 tahun)
  • Namiki Shiro sebagai Ryuzo Tanokura (Suami Oshin )
  • Watase Tsunehiko sebagai Takakura Kota → Namiki Kota (Cinta pertama Oshin )
  • Shikiya Aya dan  Azuma Terumi sebagai  Yashiro Kayo ( Nona Kayo – Kagaya)

Silahkan lihat disini kalau mau lihat list pemain lengkap nya.

2. Jalan Cerita :

Ingatan masa lalu : Sebenarnya yang saya ingat waktu itu hanya saat Oshin  jadi tukang potong rambut , ada pelanggan yang minta di tata rambut ala barat , kemudian dia marah-marah karena tata rambutnya tidak sesuai dengan yang diminta , tapi kemudian hari pelanggan tersebut kembali  dan minta maaf pada Oshin dan bilang bahwa teman-temannya memuji hasil tata rambutnya . Kemudian ingat juga bahwa suami Oshin ( Ryuzo Tanokura ) mati bunuh diri karena putra pertama mereka meninggal dalam perang.

Alur Cerita yang diikuti sampai sekarang :

Saya baru mengikuti Oshin bulan Maret 2009 , itupun tidak teratur. Saya mengikuti cerita , ketika Oshin masih bekerja di Sakata , disana dia bertemu dengan cinta pertamanya ( Kota ) , yang ternyata Kayo ( nona majikan Oshin )  juga jatuh cinta pada orang yang sama. Namun Kota mencintai Oshin , dan mereka sepertinya ( saya tidak begitu yakin ) pernah berjanji untuk melarikan diri bersama, namun ibu Oshin datang , dan rencana itu tidak jadi , Oshin ditunangkan dengan orang lain, sedang Kota lari bersama Kayo ke Tokyo. Oshin ternyata tidak menyukai tunangannya ( tunangannya agak kurang ajar ) , dia melarikan dari dari pertunangan tersebut dan pulang ke kampung halamannya. Disana ia disuruh bekerja keras oleh kakak laki-lakinya dan ayahnya . Kemudian kakak perempuan Oshin datang, namanya Haru , Haru sakit TBC dan setelah menghabiskan beberapa waktu disana , Haru meninggal , meninggalkan Oshin cita-citanya , demi memenuhi cita-cita Haru untuk menjadi penata rambut , Oshin melarikan diri ke Tokyo , disana ia magang kepada seorang nyonya penata rambut terkenal ( mulanya menjadi pelayan ) , kemudian Oshin dapat hidup mandiri sebagai penata rambut setelah 3 tahun magang , disana dia bertemu Kayo kembali. Kayo yang menunggu kembalinya Kota( Kota rupanya pergi entah kemana setelah mereka menetap di Tokyo selama beberapa waktu dan belum kembali  )  , mendapat cerita dari Oshin bahwa Sayo adik Kayo telah meninggal . Dan Kayo kembali ke Sakata. Disana Kayo diminta neneknya yang sedang sakit untuk menikah dengan pemuda pilihan neneknya , Kayo berpesan pada Oshin untuk memberitahukannya kalau Kota datang , Kota memang datang, namung demi kebaikan Kayo , keluarga Kayo dan permintaan Kota . Oshin tidak memberitahukan hal tersebut kepada Kayo. Lewat Kayo , Oshin diperkenalkan dengan Ryuzo Tanokura ( sahabat Kayo ) , Ryuzo Tanokura sepertinya menyukai Oshin ( karena dia memberi hadiah meja rias yang harganya mahal kepada Oshin , walaupun hadiah itu dikembalikan oleh Oshin , namun Ryuzo terus bersikap baik ke Oshin ). Menurut Oshin , Ryuzo merupakan seorang pemuda kaya yang agak aneh. Adegan terakhir yang saya tonton kemaren adalah episode tentang pernikahan Kayo.

Synposis Dorama Lover ( Aku ambil synopsinya dari sini )

oshin_snap

  • Title: おしん
  • Title (romaji): Oshin
  • Episodes: 297 (15-minute episodes )
  • Sub-genre: Human drama, Documentary
  • Broadcast network: NHK
  • Broadcast period: 1983-Apr-4 to 1984-Mar-31
  • Viewership ratings: Ep1=39.2, High=62.9, Avg=52.6
  • Opening theme song: “Oshin” Main Theme /「おしん」メインテーマ

oshin_snaposhin_snaposhin_snap

Sinopsis:

OSHIN sebuah tayangan persembahan stasiun televisi NHK yang menceritakan kisah perjuangan seorang wanita dari masa kecilnya dimana dia dilahirkan di sebuah keluarga yang sangat miskin.

oshin_snaposhin_snaposhin_snap

Dimulai dari kecil sebagai pelayan di sebuah keluarga saudagar beras, lalu menjadi pemotong rambut, menikah dan bekerja keras di ladang sampai tangannya kehilangan keterampilan untuk memotong rambut, berdagang kain, semua dilakukannya dengan sepenuh hati.

Tayangan yang sempat mengundang kontroversi di beberapa negeri, namun tidak jarang mengundang decak kagum karena melihat semangat yang tidak pernah putus dari sosok seorang Oshin.

oshin_snaposhin_snap

Mengambil setting sekitar era Meiji akhir hingga awal tahun 1980an, serial ini diadaptasi dari kisah hidup Kazuo Wada, pendiri Yaohan sebuah bisnis supermarket Jepang. Di tahun 90-an Yaohan mencapai puncaknya dengan memiliki 450 outlet di 16 negara meski akhirnya bangkrut dan harus di jual.

Synopsis Wikipedia ( saya dapat dari sini ) –> saya malas translate ke Indonesia :D

Summary

The story starts off in present time 1983. Instead of attending the opening festivities for the 17th store, Shin Tanokura decided to instead take a train trip. Her family is in a frenzy, not knowing where she might be. Oshin’s grandson, Kei, remembers the story of the kokeshi doll she once told. Based on a hunch from the story, he goes on a trip of his own and catches up with Oshin. From there, the two of them begin a journey back, traveling through various parts of Japan she once lived years earlier, and started remembering the difficult times she faced in her life.

In 1907, Oshin, at seven years, is sent off by her father to work as a babysitter, in order to support her family. With the physical and verbal abuse by her employer, Oshin insisted on sticking it through for the sake of her family. However, when she is accused of stealing money, she runs away and for days suffers through snow blizzards as she walks back home to be with her mother. But the blizzard is so rough on her, she nearly freezes to death. She’s rescued by a man who himself is a fugitive, and stays with him until the snow melts.

Upon her return to her home, Oshin is once again sent back out – this time to Kaga-ya in Sayaka to work as a babysitter. She makes good friends with the daughter, who is the same age as Oshin, and stays at the Kaga-ya until she turns 16. But even after returning home once again, her father wants her to once again go back out and work as a bar maid. Realizing that the bar maid job is a cover for prostitution, Oshin runs off to Tokyo to follow her older sister Haru’s dream of becoming a hair stylist.

While as a hairstylist, she met her husband and they were married. While they survived the Great Earthquake of 1923, their house and business was destroyed and they had to return to her in-laws house. As the marriage was not approved by her mother-in-law, Oshin suffered great hardship while living with them. She broke her arm while attempting to escape and even lost her soon-to-be-born baby because of the hard labor she had to endure working in the fields. She finally left her in-laws with her child but without her husband and attempted to rebuild her life. Subsequently, she found out she could no longer be a hair stylist because of her broken arm. She found jobs as the owner of a small bar-restaurant, pastry chef and even a peddler of fresh fish. Her business boomed and with her husband’s help, Oshin established a small but bustling raw seafood shop.

The story continues right up to present 1983, and follows Oshin’s adult life as she becomes a wife, raises children of her own, and experiences real-life events – including earthquakes and World War II.

Behind the scenes

The story of Oshin is based on a biography of a Japanese woman, modeled after the mother of Kazuo Wada, a Japanese businessman. Mr. Wada created Yaohan, a Japanese supermarket chain. The structure of the story was developed through a collection of anonymous letters assembled by Sugako Hashida (橋田壽賀子 Hashida Sugako, May 10, 1925 – ). “It is the untellable past of a woman of the Meiji period, composed right on her deathbed,” Hashida said. “I felt that telling of her hardships of serving as an apprentice and ‘being sold at a brothel’ was an obligation our generation needed to honor. However, the themes were so harsh and dark that the show was rejected by every [Japanese] television network. Even NHK was opposed to it. ‘We can’t confront Meiji issues,’ I was told. But it was settled when (then) station director Mikio Kawaguchi (川口幹夫 Kawaguchi Mikio) gave his approval.”[1]

Komentar saya : Menurut saya  , serial ini sangat menggugah , semangat pantang menyerah yang ditanamkan disini sangat luar biasa. Disini seakan – akan dikatakan bahwa walaupun hidup ini tidak mudah  namun dengan memberikan kemampuan kita yang terbaik , semua persoalaan akan dapat diatasi. ” Life is not always easy , but if you do it  with 100 % than something wonderful will come eventually. ”

he he eventually ( pada akhirnya ) :D tough isn’t it